PEMANFAATAN HASIL INOVASI DAN KREATIVITAS
MA
MA’ARIF NURUL HUDA PATIMUAN

LEMBAGA PENDIDIKAN MA’ARIF NURUL HUDA PATIMUAN
MADRASAH ALIYAH MA’ARIF NURUL HUDA PATIMUAN
Jalan Paku Alam No. 1 Cinyawang
Kabupaten Cilacap Kode Pos 53264
PEMANFAATAN HASIL INOVASI
DAN KREATIVITAS
DI MA MA’ARIF NURUL HUDA
PATIMUAN
A. Manfaat Hasil
Kreativitas dan Inovasi Guru di Madrasah
Dalam
proses belajar dan mengajar, kreativitas dalam pembelajaran merupakan bagian
dari suatu sistem yang tak terpisahkan dengan peserta didik dan pendidik.
Peranan kreativitas guru tidak sekedar membantu proses belajar mengajar dengan
mencakup satu aspek dalam diri manusia saja, akan tetapi mencakup apek-aspek
lainnya yaitu kognitif, psikomotorik dan afektif. Secara umum kreativitas guru
memiliki fungsi utama yaitu membantu menyelesaikan pekerjaannya dengan cepat
dan efisien. Namun fungsi tersebut dapat dispesifikkan menjadi beberapa macam
antara lain :
1. Kreativitas guru
bermanfaat bagi peningkatan minat siswa terhadap mata pelajaran.
Hasil
produk kreativitas guru diharapkan akan memberikan situasi yang nyata pada
proses pembelajaran. Selama ini siswa dituntut untuk memiliki kemampuan
verbalisme yang tinggi pada hal-hal yang abstrak. Verbalisme adalah hal sangat
sulit sekali dan membosankan bagi siswa jika terus menerus dipacu di sekolah.
Penerapan produk kreativitas guru misalnya berupa instrumen yang mampu mengajak
siswa belajar ke dunia nyata melalui visualisasi akan mampu menurunkan rasa
bosan siswa dan meningkatkan minatnya pada mata pelajaran.
2.
Kreativitas
guru bermanfaat dalam transfer informasi lebih utuh.
Hasil
inovasi berupa instrumen bantu pendidikan akan memberikan data atau informasi
yang utuh, hal ini terlihat pada aktifnya indera siswa, baik indera
penglihatan, pendengaran dan penciuman, sehingga siswa seakan-akan menemui
situasi yang seperti aslinya. Produk kreativitas guru akan melengkapi gambaran
abstrak yang sebelumnya dipahami siswa dan membetulkan pemahaman yang salah
mengenai informasi yang didapatkan dari teks. Pada kasus penerapan produk
kreativitas guru pada laboratorium, dengan memanipulasi objek dan situasi
penelitian sedemikian rupa, maka objek dan situsi tersebut seakan-akan sesuai
dengan fenomena-fenomena yang dipelajari oleh siswa.
3.
Kreativitas
guru bermanfaat dalam merangsang siswa untuk lebih berpikir secara ilmiah dalam
mengamati gejala masyarakat atau gejala alam yang menjadi objek kajian dalam
belajar.
Produk
kreativitas guru sangat penting dalam pengembangan kerangka berpikir ilmiah
berupa langkah rasional, sistematik, dan konsisten. Hasil-hasil kreativitas
guru akan merangsang siswa untuk membantu siswa dalam mengidentifikasi masalah,
observasi data, pengolahan data serta perumusan hipotesis.
Kegiatan
tersebut tidak hanya memperkuat ingatan
terhadap informasi yang diserap, tetapi juga berfungsi sebagai pembentukan
unsur kognitif yang menyangkut jenjang pemahaman.
4.
Hasil
produk kreativitas guru akan merangsang kreativitas siswa.
Kreativitas guru
dapat digunakan secara mandiri oleh siswa, dimana siswa dapat mengembangkan
kreativitasnya serta imajinasi dan daya nalarnya dalam memahami materi yang
diajarkan. Siswa akan memiliki kelancaran, keluwesan, orisinalitas dan keunikan
dalam berpikir.
B.
Wadah Kreativitas dan Inovasi Guru dalam Pembelajaran di Madrasah
Kreativitas dan inovasi guru dapat
diarahkan pada dua komponen pembelajaran di kelas, yaitu produk kreativitas dan
hasil inovasi yang mendukung manajemen kelas serta hasil kreativitas dan hasil
inovasi dalam bentuk media pembelajaran.
1.
Kreativitas dalam
Manajemen Kelas
Manajemen
kelas adalah aktifitas guru dalam mengelola dinamika kelas, mengorganisasikan
sumber daya yang ada serta menyusun perencanaan aktifitas yang dilakukan di
kelas untuk diarahkan dalam proses pembelajaran yang baik. Dalam hal manajemen
kelas, kreativitas guru dalam manajemen kelas diarahkan untuk:
a. Membantu
siswa di kelas dapat belajar secara kolaboratif dan kooperatif
b. Menciptakan
lingkungan akademik yang kondusif dalam proses belajar
2.
Kreativitas Guru dalam
Penggunaan Media Pembelajaran
Media
belajar adalah alat atau benda yang dapat mendukung proses pembelajaran di
kelas. Fungsi Media Belajar (1) membantu siswa dalam memahami konsep abstrak
yang diajarkan, (2) meningkatkan motivasi siswa dalam belajar, (3) Mengurangi
terjadinya mis understanding, (4) Memotivasi guru untuk mengembangkan
pengetahuan. Dalam hal media belajar, kreativitas guru dalam media belajar diarahkan untuk:
a.
Mereduksi hal-hal yang
terlalu abstrak dalam materi belajar
b.
Membantu siswa
mengintegrasikan materi belajar ke dalam situasi yang nyata
C. Peranan Guru Dalam meningkatkan
Kreativitas Siswa di Madrasah
Setiap orang memiliki potensi untuk melakukan
aktifitas yang kreatif. Setiap siswa baru yang memasuki proses belajar, dalam
benak mereka selalu diiringi dengan rasa ingin tahu. Guru pada tahap ini
diharapkan untuk merangsang siswa untuk melakukan apa yang dinamakan dengan
learning skills acquired, misalnya
dengan jalan memberi kesempatan siswa untuk bertanya (questioning), menyelidik (inquiry),
mencari (searching), menerapkan (manipulating) dan menguji coba (experimenting).
Kebanyakan
yang terjadi di lapangan adalah aktifitas ini jarang ditemui karena siswa hanya
mendapatkan informasi yang bagi mereka adalah hal yang abstrak. Rasa ingin tahu siswa harus dijaga dengan
cara memberikan kesempatan bagi mereka untuk melihat dari dekat, memegangnya
serta mengalaminya.
Guru diharapkan mampu memberikan kesempatan
bagi siswa untuk mendemontsrasikan perilaku yang kreatif. Beberapa hal yang
dapat dilakukan oleh guru untuk meningkatkan kreativitas siswa antara lain :
1.
Guru menghargai
hasil-hasil pikiran kreatif siswa
2.
Guru respek terhadap
pertanyaan, ide dan solusi siswa yang tidak biasa (unusual)
3.
Guru menunjukkan bahwa
gagasan siswa adalah memiliki nilai yang ditunjukkan dengan cara mendengarkan
dan mempertimbangkan. Pada tataran ini, guru memberi kesempatan kepada siswa
untuk menjelaskan kepada orang lain.
Mengetahui,
Kepala Madrasah
Ajid Aziz, S. HI, S. Pd.I
Tidak ada komentar:
Posting Komentar