Beribu hentakan ucap terlewat begitu saja
Dengan deruan yang kian menetap menukik ke sanubari rasa
Pikiran ini kacau
Pikiran ini parau
Rasa ini tak tentu, menyergap menyerbu ke dalam hati
Menjelma menjadi cinta yang tak pernah untuk terhenti
Cinta ini samar
Cinta ini kian membakar
Ini jatuh cinta tapi aku tak meraba
Ini perasaan kasih tapi aku malu untuk berkata
Begitu samar hingga kau tak tau aku disini mencintamu dengan gahar
Begitu besar rasa ini hinga semakin mengerat dan mengakar
Tuhan, apa kabar ia disana?
Apa dia tau aku menjadi hantaran lantunan doa untuknya tiap waktu
Hanya untuk ia saja, iya hanya untuk ia saja
Ia yang selalu aku sebut dan aku larikan di atas sajadahku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar